Longsor di China Barat Daya Tewaskan 11 Orang, 50 Hilang
BEIJING-RAYA: Korban tewas akibat longsor yang melanda wilayah Pengshui, Chongqing, China barat daya, bertambah menjadi 11 orang, sementara 50 orang lainnya masih dinyatakan hilang hingga Jumat (24/7). Tim penyelamat yang telah bekerja selama sepekan mengaku belum menemukan tanda-tanda kehidupan di lokasi bencana.
Longsor terjadi pada Jumat (17/7) ketika material batu dan tanah dari lereng gunung menerjang kawasan permukiman dan pertokoan di tepi sungai. Sedikitnya 10 orang juga dilaporkan mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Operasi pencarian terus dilakukan meski menghadapi kondisi medan yang sangat berat. Tumpukan material longsor yang besar serta lereng yang masih labil memperlambat proses evakuasi korban.
Pencarian Belum Membuahkan Hasil
Ratusan personel penyelamat dikerahkan untuk menyisir lokasi bencana. Rekaman media pemerintah China memperlihatkan jalan permukiman tertutup tumpukan batu besar dan tanah yang runtuh dari lereng gunung.
Pemerintah dan pihak berwenang di wilayah Pengshui menyatakan berbagai metode pencarian telah dilakukan. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda korban yang masih hidup. Hal itu memberikan kecemasan tambahan.
"Setelah beberapa putaran deteksi kehidupan dan operasi pencarian, tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan," demikian pernyataan otoritas Pengshui.
Pihak berwenang menjelaskan operasi penyelamatan sangat sulit karena volume material longsor sangat besar. Banyaknya batu berukuran raksasa, ruang kerja yang sempit, dan kondisi lereng yang tidak stabil turut meningkatkan risiko bagi tim penyelamat.
Otoritas Waspadai Bencana Susulan
Tim khusus tetap melanjutkan pencarian selama 24 jam secara bergantian. Otoritas menegaskan seluruh proses dilakukan secara ilmiah dan hati-hati untuk mengurangi risiko kecelakaan bagi petugas.
Longsor di Chongqing terjadi kurang dari dua pekan setelah bencana serupa melanda Provinsi Gansu di barat laut China. Dalam kejadian tersebut, 21 orang meninggal dunia setelah puluhan warga tertimbun material longsor.
Rangkaian bencana ini kembali meningkatkan kewaspadaan pemerintah China terhadap ancaman longsor di tengah cuaca ekstrem yang masih melanda sejumlah wilayah. Otoritas diperkirakan akan terus memperluas operasi pencarian sekaligus mengevaluasi langkah mitigasi untuk mencegah bencana serupa kembali terjadi. *
Komentar (0)
Login untuk berkomentar
Belum ada komentar.