Kondisi Terbaru Satpam Bundaran HI Usai Alphard Viral
JAKARTA-RAYA: Nama Vicol Harefa menjadi perhatian publik setelah video klarifikasinya terkait insiden dengan pengemudi dan penumpang Toyota Alphard di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Dalam video tersebut, petugas keamanan Halte Transjakarta itu mengungkap kronologi menurut versinya, sementara aparat kepolisian masih menyelidiki seluruh fakta yang terjadi di lokasi.
Hingga Jumat (24/7), Vicol memilih membatasi komunikasi dengan media. Kepada sejumlah wartawan, ia hanya menyampaikan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan secara damai. Tidak lama setelah itu, ia membatalkan agenda wawancara yang sebelumnya sempat dijadwalkan.
Sikap tersebut menjadi satu-satunya pernyataan terbaru dari Vicol setelah video klarifikasinya beredar luas. Belum ada keterangan resmi mengenai kondisi psikologis maupun pendampingan yang diterimanya pascainsiden.
Dalam video yang beredar di media sosial, Vicol menjelaskan insiden bermula ketika dirinya membantu penyeberangan pejalan kaki di zebra cross depan Hotel Pullman, Bundaran HI. Ia mengaku menegur pengemudi Toyota Alphard yang diduga menerobos lampu merah dengan mengetuk kaca mobil.
Menurut pengakuannya, teguran tersebut memicu cekcok. Vicol menyatakan sopir bersama dua penumpang turun dari kendaraan dan kemudian membawanya ke Pos Polisi Thamrin untuk menyelesaikan persoalan.
Di lokasi itu, Vicol mengaku sempat diminta meminta maaf dan bersujud. Ia juga menyatakan mendapat perlakuan berupa bentakan hingga diminta melakukan push-up.
Namun, hingga kini seluruh keterangan tersebut masih merupakan pengakuan sepihak Vicol. Belum ada konfirmasi terbuka dari pengemudi maupun penumpang Toyota Alphard mengenai kronologi yang disampaikan dalam video tersebut.
Tidak Dipecat
Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu sebelumnya menyatakan permasalahan kedua belah pihak telah dimediasi di Pos Polisi Thamrin dan diselesaikan secara kekeluargaan. Menurut kepolisian, proses mediasi berlangsung tanpa adanya tindak kekerasan fisik.
Di sisi lain, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memastikan Vicol tidak diberhentikan dari pekerjaannya sebagai petugas keamanan. "Enggak, saya jamin tidak (dipecat)," ucap Rano.
Sementara itu, kepolisian masih mendalami sejumlah aspek dalam perkara tersebut, termasuk dugaan pelanggaran lalu lintas oleh pengemudi Toyota Alphard, keabsahan pelat nomor kendaraan yang menjadi sorotan publik, serta kartu tanda anggota (KTA) yang sempat diperlihatkan salah seorang penumpang saat insiden.
Hingga berita ini ditulis, identitas pengemudi dan penumpang Toyota Alphard belum diumumkan secara resmi oleh kepolisian. Mereka juga belum menyampaikan keterangan kepada publik sehingga kronologi lengkap peristiwa masih menunggu hasil penyelidikan aparat.
Komentar (0)
Login untuk berkomentar
Belum ada komentar.